areev

Lelaki kecil yang punya idealisme besar. Berharap punya semangat seperti sinar mentari yang tak lelah menyinari. Darah seninya mengalir begitu saja dan turut menghiasi berbagai aktivitas hidupnya. Bermotto, hidup adalah perjuangan dan doa (wheiih, mirip judul apa ya..), pemilik nick yang tidak jauh dari nama aslinya, Areev ini berharap bahwa kehidupannya dapat memberikan manfaat bagi orang lain. Seberapapun.

Bookmark and Share
   

<< November 2009 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30








Arif Nasrullah's Profile
Arif Nasrullah's Facebook Profile
Create Your Badge

Feat. Zukhruf


Image hosted by Photobucket.com

Me and my Zukhruf, The Load Hybrid of Nasheed Solo. Lead Vocal : R.Dhani Lead Vocal : Yuniar A. Rahman, Lead Vocal : Taufik NS, Vocal , Tenor : Areev (also uses Maracas, Tamborin) Musicians : A.Mustaqim (also Bass Vocal) uses : Dumbek, Djimbe Yunus uses : Conga, Triangle, rainstick and percussions set, Didin F uses : Drum set, Bass Guitar, Dumbek R.Isnaeni (music arranger) uses : Violin, Bass Guitar, Djimbe Pahyi Oktavianto. uses Guitar, Muhammad Arga (also Backing Vocal) uses Guitar, Aditya uses : Piano and strings. Additional Players : Irawan (Bass Guitar) Chairman : Indrawan YP Hotline : (0271) 7057051, Manager : Ahmad Mustaqim : (0271) 5865864 Basecamp : Gg. Perkusi Buntu RT 01 RW 17 Ngruki, Cemani Surakarta 57154 Email/AddFriendster : zukhruf@nasyid.com


BlogFam Community



 Diary Indonesian Muslim Blogger�.








www.flickr.com


This is a Flickr badge showing public photos from areev. Make your own badge here.






sahabat sedang bertamu
Add Friendster



Free Web Site Counters

Free Counter

Listed in LS Blogs









T i m e










N e w s
































































AREEV
A is for Athletic
R is for Revolutionary
E is for Elegant
E is for Energetic
V is for Vain









Technorati Profile blogger solo gitu what ...!!!

If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed


Thursday, June 04, 2009
Mimpi, Halusinasi dan Dejavu

SETELAH menyaksikan "Knowing", kombinasi angka-angka unik yang berhubungan dengan kejadian-kejadian tragis yang mengakibatkan sekian belas sampai puluhan ribu orang. Skenario atau ide dasar film ini pasti karena daya khayal penulis yang tinggi tentang ramalan.
Seperti fiksi pada umumnya, sesuatu hal yang mustahil angka-angka itu bisa tepat bulat, apalagi jumlahnya banyak. Namun hal yang mustahil itu memang bisa saja terjadi, seperti kisah seorang pengajar yang mengajarkan teori probabilitas (kemungkinan) dengan melemparkan sebuah koin dan hasilnya koin itu berdiri (tidak jatuh pada salah satu sisinya), setelah dihitung kemungkinan itu adalah satu banding satu milyar.
Lantas apa hubungannya dengan mimpi, halusinasi, atau dejavu. Mimpi memang ada yang menjadi kenyataan, sebelum mengajar di depan siswa-siswa, Areev pernah bermimpi mengajar dan kemudian itu jadi kenyataan. Halusinasi ternyata beda, ia hanya sebuah bayangan tidak jelas yang sulit menjadi kenyataan, walaupun ada juga. Halusinasi itu--yang lebih banyak dirasakan orang--mengganggu. Seperti pada waktu kecil Areev pada malam-malam mendengar suara auman harimau di dapur sementara lokasi rumah jauh dari hutan.
Dejavu-lah yang biasanya dapat mencegah dari hal-hal buruk yang kita nggak mau itu terjadi. Kalo kita dejavu ketakutan pada gedung yang tinggi, dan pada peristiwa yang seolah sudah terjadi itu kita melongok lebih dalam dan terjatuh, maka kita nggak perlu melongok, atau mungkin bila dejavunya panjang, kita nggak perlu pergi ke jendela. Itu sedikit hikmah dari film 'Knowing'

Posted at 09:14 am by areev
Komentar Kamu  

Tuesday, May 26, 2009
Kebetulan dalam Kebetulan

AKU menemani anak asuhku di Pesantren Yatim Al Ihsan ketika ia sedang mengerjakan PR IPA. Nama panggilan anak itu adalah Wafa. Saat mengerjakan salah satu soal, ada satu kata yang ternyata masih asing bagiku, padahal aku kan guru Bahasa Indonesia, he..he.. Aku memang belum punya KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), dan belum ada target rutinitas harian untuk buka kamus. Kata itu adalah 'pengki' aku terheran-heran karena kata itu seperti nama seekor anjing. Kalau tidak salah, pertanyaannya; Pengki digunakan untuk mengangkut... dan sekali lagi pikiran ngawurku mulai bereaksi bahwa itu salah ketik, seharusnya mungkin 'Tangki' Tangki kan bisa buat ngangkut minyak, air dan lain-lain, eh ternyata ada temen yang dolan ke pondok dan ngelurusin hal itu. Pengki itu ternyata 'ekrak' dalam bahasa Jawa. Oalaah.. dan satu kebetulan yang ajaib bahwa esok harinya, aku menemukan kata itu lagi dalam sebuah buku yang berjudul 136 Incridible Coincidences (136 Kebetulan yang Menakjubkan), terbitan intisari. Pengki.. pengki.. Benar-benar sebuah kebetulan.  

Posted at 09:42 am by areev
Komentar Kamu  

Sunday, April 26, 2009
The Another Slide of Uncomfort Moments

PERNAHKAH kamu mengalami satu waktu yang 'uncomfort'. Misalnya; pas lagi capek-capeknya, ngerebahin badan pengen tidur, eh si kantuk gak nongol-nongol, atau gara-gara sebelumnya makan/minum sesuatu yang konon mengusir kantuk, ex: kopi. Rasanya semua orang juga pernah. Yang sering dialamin adalah pas lagi seru-serunya pengen ngomong sesuatu ke teman or lawan bicara, tiba-tiba saja ide brilian yang baru saja lewat tadi hilang tak berbekas begitu saja. Of course, itu bikin mangkel di hati lo pade. He2, sok betawi yak! Trus bagian slide yang lain adalah--ini sih perkara fisik--pas lagi pengen b.a.b alias berak eh yang disuruh keluar nggak keluar-keluar juga, walhasil acaranya dipending dulu alias ditunda sampai nanti berasa lagi wkaka.. Apalagi ya, oiya pas lagi rapat yang penting banget, posisimu juga penting ex; pemimpin sidang or notulis, eh, tau-taunya kamu pengen buang hajat, tapi gak sampe mengkhawatirkan, jadinya musti ditahan sampe acara selesai, waduh.. tersiksanya bozz... Ada lagi gak? Ada, ini pengalaman real Areev kemarin, udah lama gak ke SGM, ke sono pun pas acara manggung di kampanyenya KPK. Dan maklum pula Areev kan wong ndeso (he2 senyum simpul dipaksa banget) , jadi lebih suka ke Luwes pas lagi mo ngalirin kran di wastafel, ya Allah Subhanallah MasyaAllah, Areev gak tau kalo kran itu diputar, padahal biasanya ada yang ditekan juga kan? utak-atik sampe beberapa detik.. dan sang cleaning service pun jadi pahlawan ngasih solusinya, beruntung lah si Areev.. toilet lagi sepi, jadi tengsinnya gak sampe 100%.

Posted at 08:34 am by areev
Komentar Kamu  

Bukan Dongeng Biasa

HAMPIR semua orang mengenal dongeng. Paling tidak tahu apa itu dongeng. Cerita khayalan yang pada umumnya berakhir dengan kebahagiaan. Cerita seorang pangeran yang bertemu dengan gadis pujaannya. Tentunya dengan berbagai macam versi ujian dan cobaannya. Tidakkah kita sadari, bahwa percaya atau tidak, cerita-cerita seperti dongeng tersebut, walau tak sepenuhnya mirip, karena tentu saja dalam dongeng ada bagian yang pada umumnya tak mungkin terjadi dalam kehidupan nyata manusia. Bahkan, kita sendiri sebenarnya bisa membuat kehidupan kita selayaknya dongeng, dengan berbagai macam cara dan upaya.
Pernah melihat acara reality show 'tukar-nasib' di SCTV tiap Sabtu dan Ahad sore? Itu adalah salah satu slide dongeng yang ada di muka bumi. Entah karena kewajiban di script emang gitu atau nggak, yang jelas di situ memang nampak kebingungan orang 'papa' dengan berbagai fasilitas orang kaya, dan tentu saja kepedihan orang kaya merasakan kehidupan rakyat miskin. Pertanyaannya adalah: apa benar pernah ada di dunia ini orang yang seperti itu? Mau tukaran nasib? Kalau benar ada, maka itulah salah satu dongeng yang menjadi kenyataan.
Kita harus banyak belajar memahami orang lain. Apapun bentuknya. Apalagi kehidupan emang bagaikan roda. Ribuan caleg gagal saat ini=freeze mode=bingung, kalau tidak mau dikatakan frustasi. 

Posted at 08:32 am by areev
Komentar Kamu  

Friday, April 03, 2009
Tak Sekedar Partisan

t h e    f l a s h b a c k
Pemilihan Umum tinggal tersisa beberapa puluh hari lagi, nun sekitar sembilan tahun yang lalu, tahun 1999 selepas menghadapi EBTANAS tingkat SMA, ane diajak teman se-pesantren ane untuk keliling-keliling kota Solo nempelin pamflet kampanye partai yang sekarang bermetamorfosa menjadi PKS ini. Dulu namanya Partai Keadilan, yang nomor urutnya 24. Ane belum ngaji sama sekali (tapi kalo di pondok juga sudah ada halaqoh dan sebagian referensinya juga dari buku-buku ikhwan). Tapi surprise aja karena kran demokrasi waktu itu baru dibuka lebar-lebar (padahal seumuran segitu, pengetahuan ane soal politik masih minim banget). Waktu konvoi, ane juga ikut serta, kalo gak salah ikut DPC Serengan. Ane bangga juga karena ternyata ada asatidz pesantren yang ikut konvoi PK. Kalo temen-temen santri ada yang ikut PBB, PPP dan ada juga yang PAN. Pada saat kuliah, ikut kegiatan ini-kegiatan itu akhirnya sampai jugalah dengan garis perjuangan. Akhirnya kumenemukanmu.  Sampai sekarang ane masih mencintai dan menyayangimu, PKS.  Itulah sekelumit perkenalan ane dengan PKS   

Posted at 08:57 am by areev
Komentar Kamu  

Kenapa Ikut Demokrasi

PEMERINTAHAN Indonesia sekarang ini adalah pemerintahan sekuler. Semua juga tahu. Indonesia bukan negara Islam, tetapi mayoritas penduduknya muslim. Indonesia juga ikut berpartisipasi aktif dalam OKI (Organisasi Konferensi Islam), terakhir juga menjadi tuan rumah dalam Forum Ekonomi Islam se-Dunia.
Menurut Areev, orang yang tidak mau ikut sistem negeri ini, berarti--seharusnya--tidak pula memakai produk-produk hasil dari sistem ini. Bahasa ekstremnya adalah, lebih baik orang itu pindah, atau hijrah ke negara yang sudah bersistem Islam, atau bersistem lebih Islami. Fakta dan kenyataan di lapangan adalah kaum muslimin yang tidak menyetujui demokrasi tetap memakai produk-produk pemerintahan. Sungguh kontradiktif.

Mereka memandang demokrasi sebagai suatu bentuk yang haram secara bulat. Bila diartikan demokrasi memang kekuasaan di tangan rakyat. Ini memang arti yang sesat dan orang yang mengartikannya secara murni bisa dihukumi kafir. Akan tetapi makna demokrasi yang lebih baik adalah 'kekuasaan di tangan Allah dan rakyat sebagai penggeraknya dengan tetap tunduk pada aturan-aturan-Nya'  Demokrasi hanya suatu istilah saja. Seperti kata-kata yang lain. Kata 'anjing' sebagai nama hewan akan lain maknanya bila diucapkan secara keras, kasar. Daging babi itu haram, tapi ada perkecualian ketika kondisi mendesak. Analogi-analogi ini mungkin ada yang kurang tepat.

Melawan sistem demokrasi negeri ini berarti mengganti sistem pemerintahan, dan bahasa ekstremnya lagi adalah kudeta, pemberontakan. Umat ini belum punya sdm, infrastruktur pemerintahan Islam yang kuat. Umat Islam juga belum banyak punya akses ke militer, bahkan banyak punya yang alergi jadi TNI. Prabowo (pendiri Gerindra) pun sempat keceplosan menyia-nyiakan kesempatan kudeta di tahun 1998, itu karena bliau punya jaringan tentara yang kuat. Ekses kudeta akhirnya juga pertarungan sesama muslim. Tentu ini membuat kaum Barat lebih lebar tertawanya.                                                                                  
Sekali lagi demokrasi hanya kulit, hanya bentuk luarnya saja, kita bisa mengubah makna dan persepsinya sesuai syariat Islam. Sukseskan pemilu dan jangan golput..!! Contreng caleg-caleg PKS untuk Indonesia lebih baik.                      
(kampanye nih..)                                                                                   
   
  

Posted at 08:51 am by areev
Komentar Kamu  

Friday, March 20, 2009
It's Time to Struggle

DAH pas lagi nggak ada ide ya gini ini.. tapi ada pengalaman menarik pas kemarin gua ngimpi banyak sekali ide-ide bertebaran di atas kepala, pokoknya ide-ide bikin suatu buku mengalir deras. Apesnya itu cuman dalam mimpi. Bangun-bangun itu semua hilang. Gua inget-inget lagi juga gak bisa-bisa. Yah, persis ama kita ngimpi dapet duit banyak (atau duit sedikit penyambung hidup pada waktu bokek.., wkaka.. ). Harapan gua sih, dapet mimpi kayak gitu lagi, or ide itu jadi semacam dejavu yang tiba-tiba muncul. Btw, Rabu kemarin Zukhruf manggung di acara kampanye nasional PKS daerah pemilihan V, tepatnya di Klaten, cuman jadi home band sih.. tapi pengalaman seru dengan panggung letter T. Ada orang-orang OI  (Dibo cs) yang Iwan Fals banget, you rock, man..! (sambil ngacungin tiga jari; jempol, telunjuk dan kelingking) dan Opick. Ada juga yang lain, gak usah gua sebut. Yang jelas, masa-masa kampanye ini memang masa penuh perjuangan.. Berikan kontribusimu untuk kemenangan partaimu!  

Posted at 09:44 am by areev
Komentar Kamu  

Previous Page Next Page